Tindak Lanjut Penerapan Perda Pendidikan, Aryati Polapa Minta Bupati Segera Membuat Perbup

Tindak Lanjut Penerapan Perda Pendidikan, Aryati Polapa Minta Bupati Segera Membuat Perbup (Foto: Dok)

Newstizen.id, Gorontalo Utara – Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Aryati Polapa, meminta Bupati Thariq Modanggu segera membuat peraturan bupati sebagai tindak lanjut penerapan perda tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan.

“Saya sarankan juga tadi di paripurna, bahwa Bupati segera menerbitkan peraturan bupati (Perbup),” ujar Aryati Polapa,  Senin (7/11/2022).

Disarankan karena pada peraturan daerah (Perda) tersebut hanya membahas pelaksanaan secara umum, sehingga dibutuhkan Perbup untuk merinci lebih detail.

“Jika Perbup sudah lebih teknis dan sudah mencantumkan kata-kata operasional yang menunjuk kepada indikator yang terukur,” terang Aryati Polapa.

terlebih khusus menyangkut pembiayaan pendidikan yang akhirnya menjadikan Perda tersebut sebagai usulan bupati untuk diubah, sehingga daerah dapat membiayai lembaga-lembaga pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat.

“Sepanjang pemerintah daerah punya anggaran, jadi tidak menyebut apakah harus Madrasah dan sebagainya, tetapi lembaga-lembaga pendidikan yang dikelola oleh masyarakat dapat diberikan bantuan,” jelas Aryati Polapa.

Demikian pula untuk pembiayaan perguruan tinggi, karena hal tersebut telah menjadi catatan auditor eksternal pada Dinas Pendidikan yang mengakomodir seluruh ruang lingkup masyarakat.

“Dari alumnus dan berbagai disiplin ilmu itu masuk proposal di Dinas Pendidikan karena memang anggarannya ada dari tahun ke tahun, tetapi sesuai dengan aturan itu harus di kaveling, jadi yang di akomodir untuk bantuan di Dinas Pendidikan itu adalah siswa berprestasi dan bantuan bagi pendidik dan tenaga kependidikan,” urai Mantan Kepala Dinas Pendidikan.

Dan perlu digaris bawahi, bukan daerah tidak mau untuk menganggarkan beasiswa, “itu boleh (beasiswa) tapi ada di BKPP, Dinas Sosial, dan sebagainya, jadi anggaran itu tidak hanya di pendidikan, sesuai kriteria di dinas itu,” tandas Aryati Polapa. (byp)


error: Content is protected !!