Peringati Tahun Baru Islam, Bupati Sampang: Moment Intropeksi dan Transformasi Diri ke Arah Lebih Baik

Pemerintah Kabupaten Sampang, saat menyantuni anak yatim di peringatan tahun baru islam 1444 Hijriyah di Pendopo Trunojoyo, Jalan Wijaya Kusuma Sampang, Madura, Jawa Timur (Foto: Prokopim Pemkab Sampang)

NEWSTIZEN.ID, Sampang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menggelar Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah di Pendapa Trunojoyo, Jalan Wijaya Kusuma Sampang, Madura, Jawa Timur, Selasa (2/8/2022).

Kegiatan yang diisi dengan tausiyah keagamaan oleh penceramah Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama’ (LDNU) PWNU Jatim KH Ilhamullah Sumarkan turut dihadiri oleh Bupati H. Slamet Junaidi, Wabup H. Abdullah Hidayat, Forkopimda Sampang, Sekdakab H. Yuliadi Setiyawan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP PKK Sampang Hj. Mimin Slamet Junaidi, Wakil Ketua TP PKK Sampang Hj Vanny Abdullah Hidayat, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sampang Hj. Enny Yuliadi Setiyawan, para Asisten dan Kepala OPD, Camat serta pimpinan instansi vertikal di lingkungan Pemkab Sampang.

Hadir juga Ketua MUI Kab. Sampang KH. Buchori Maksum, Ketua Baznas Kab. Sampang KH. Faidol Mubarok, Ketua Tanfidziyah PCNU Sampang KH. Moh. Itqon Bushiri, Rois Syuriah PCNU Sampang KH. Syaifudin Abd Wahid, Ketua DMI Kab. Sampang KH. Nasir Suyuti, Pengasuh Ponpes Al Haramain Duweh Poteh KH. Izzat Iraqi, Perwakilan dari PD Muhamadiyah Sampang Ustadz Syamsul.

Kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan Wakil Ketua TP PKK Sampang Hj. Mimin Slamet Junaidi.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan bahwa hakikat dari peringatan tahun baru Islam 1444 Hijriah ini adalah untuk mengingat kembali bahwa 12 bulan telah dilalui dari Muharram 1443 H dan saat ini telah berada pada bulan Muharram 1444 H.

“Tahun baru hijriah ini momentum tepat untuk melakukan introspeksi dan transformasi diri ke arah lebih baik lagi, dengan menjadikan spirit nilai-nilai ketuhanan yang terpatri di dalam kitab suci sebagai landasan dan cara pandang hidup dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tuturnya.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi berharap hadirnya tahun baru Hijriah ini untuk dapat dipahami makna Hijriah yang sesungguhnya dan tidak hanya terbatas pada perpindahan tempat.

“Akan tetapi makna Hijriah yang sangat esensial adalah perbaikan akhlak. Oleh karenanya tidak ada yang bisa mengubah suatu kaum kalau tidak dari diri sendiri,” ujarnya. (Mal)

Peringati Tahun Baru Islam, Bupati Sampang: Moment Intropeksi dan Transformasi Diri ke Arah Lebih Baik
error: Content is protected !!