Setda Gorut Ambil Bagian Dalam Kegiatan Motabi Kambungu

Setda Gorut Ambil Bagian Dalam Kegiatan Motabi Kambungu (Foto: LRS)

Newstizen.id, Gorontalo Utara – Pada program kegiatan Motabi Kambungu (Keroyok Desa) yang dilaksanakan perdana di Kecamatan Tolinggula, Bagian Perekonomian dan SDA (Sumber Daya Alam.red) Sekretariat Daerah (Setda) Gorontalo Utara (Gorut) turut mengambil bagian dengan melaksanakan kegiatan edukasi “Waspada Investasi Bodong” yang bertempat di Kantor  Desa Tolinggula Tengah yang dihadiri berbagai kalangan masyarakat, aparat Desa dan Kecamatan, serta berbagai kalangan staf Pemda Gorut. Rabu (13/07/2022)

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan SDA Pemda Gorut Maylan Tongkodu,  S.Kom, M.AP ketika memberikan sambutan menjelaskan terkait pengenalan umum tugas pokok dan fungsi bagian ekonomi yang bertanggung jawab atas kondisi perekonomian di wilayah kerja setempat, bertanggung jawab atas penyebaran informasi berkaitan dengan perekonomian daerah kepada masyarakat, dan sebagai fungsi birokrasi di pemerintahan daerah.

Kabag menyampaikan imbauannya kepada masyarakat untuk jeli menilai jenis-jenis produk investasi yang beredar ditengah masyarakat

“Saat ini semakin banyak tawaran yang sangat berlebihan dalam menjanjikan keuangan, kekurangan informasi ini akan berdampak pada kerentanan masyarakat terhadap iming-iming investasi bodong. Para oknum akan menawarkan untuk memberi imbalan diluar kebiasaan dengan menjanjikan return (pengembalian-red) harian sehingga masyarakat akan mudah tergiur” urai Kabag

Ia juga menyampaikan kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada Pemda apabila terdapat hal-hal yang berpotensi merugikan masyarakat secara luas dan berpotensi mengacaukan kestabilan perekonomian di daerah.

Sesi sosialisasi/edukasi

Dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut, Bagian Perekonomian dan SDA juga memberikan penyampaian secara teknis yang disampaikan langsung oleh analis perekonomian bagian perekonomian dan SDA Lutfia Inggriani, S.Ei, M.Han dengan membawakan materi teknis ciri-ciri investasi bodong, cara mengetahui keaslian jenis izin perusahaan, lembaga apa yang mengawasi bisnis keuangan, tips dan trik menghindari investasi bodong, serta tips dan trik memilih instrumen investasi yang tepat bagi masyarakat pedesaan.

Lutfia Inggriani, S.Ei, M.Han juga menyampaikan beberapa poin penting, ciri-ciri investasi bodong yang banyak terjadi di masyarakat. Adapun cirinya yaitu :

– Menawarkan return yang diatas ketentuan suku bunga bank

– Menawarkan return dengan waktu yang sangat cepat

– Menawarkan berbagai jenis bisnis sebagai kedok atau topeng

– Tidak memiliki izin jika di cek di web kemenkumhan & PTSP

– Tidak jelas proses bisnisnya di dunia real

Menurut Lutfia bahwasanya Lembaga yang mengawasi pelaku bisnis keuangan yaitu OJK yang di dalamnya terdapat Satgas Waspada Investasi (SWI) yang bertugas memberi edukasi, himbauan, pencegahan, kepada masyarakat untuk melek literasi finansial.

“OJK tidak pernah mengawasi sebuah badan usaha yang bergerak pada bidang perdagangan, jika terdapat badan usaha perdagangan yang memungut uang masyarakat, hal tersebut merupakan ciri-ciri investasi bodong” ungkap Lutfia

Lutfia lalu memberikan tips dan trik menghindari investasi bodong bagi masyarakat pedesaan yaitu dengan melakukan peninjauan siapa pemilik perusahaan, mengecek di daftar hitam investasi bodong yang terdapat pada web OJK, bertanya pada ahlinya, melakukan pengecekan izin usaha di web Kemenkumham atau bertanya pada Dinas PTSP Gorut.

Terakhir, Lutfia memberikan tips dan trik memilih investasi yang baik bagi masyarakat pedesaan yaitu dengan membiasakan diri menabung dan menyimpan uang di lembaga resmi seperti Bank, memilih investasi kepada bisnis yang jelas, misalnya membangun bisnis rumahan.

Pada kegiatan sosialisasi tersebut, selain dihadiri langsung oleh Kabag Perekonomian dan SDA Maylan Tongkodu, Analis Perekonomian Lutfia Inggriani juga di dampingi oleh staf Bagian Perekonomian dan SDA Ainun Tomayahu dan Zainudin Hano. (RS/AF)

Tim Gabungan NK

Setda Gorut Ambil Bagian Dalam Kegiatan Motabi Kambungu
error: Content is protected !!